Saat ini para pabrikan otomotif dunia banyak melakukan merger atau aliansi dengan pabrikan lainnya. Hal ini menjadikan kapitalisasi perusahaan semakin besar dan tentu membawa iklim persaingan dengan pabrikan lain menjadi lebih panas. 

Sebut saja Aliansi/Merger antara Nissan-Renault-Mitsubishi, Tata Motors-Ford Motors, VW-Porche, Toyota-Daihatsu, Chrysler-Daimler Benz. 

Aliansi atau merger sering kali terjadi ketika salah satu perusahaan yang punya lebih banyak uang membeli seluruh atau sebagian assets atau saham perusahaan lain yang dinilai Worth atau bahkan jika dipandang sebagai kompetitor utama yang sulit di salip kecuali jika dibeli.

Namun disamping itu, Aliansi juga mempunyai Alasan-alasan strategis lain yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. 

Kapitalisasi Pasar Yang Semakin Besar  

Dengan bersatunya 2 kekuatan atau lebih, tentu nilai kapitalisasi pasar mereka juga akan semakin besar. Bergabungnya 2 perusahaan atau lebih juga bisa menaikkan nilai saham mereka di lantai bursa. 

Dengan ini otomatis brand perusahaan akan semakin kuat dan besar. Sebagai contoh, Volkswagen Group yang sekarang menjadi pabrikan terbesar dunia dengan membawahi brand terkenal seperti Audi, Porche, Ducati, Lamborghini bahkan Scania

Saling Tukar Teknologi, Produksi dll 

Aliansi juga memungkin para pabrikan untuk bertukar teknologi bahkan produksi satu-sama lain. Contoh paling mudah misalnya Toyota dan Daihatsu yang berbagi platform bahkan produksi produk terlaris mereka yaitu Avanza-Xenia, Rush-Terios dan Calya-Sigra.

Produk kembar seperti ini tentu menguntungkan bagi kedua pabrikan karena jumlah mereka jadi lebih banyak dan tentu saja bisa jadi alternatif satu dan lainnya. 

Bahkan untuk produk kembar seperti ini, bisa aja hanya menggunakan 1 basis yang sama. Misal dari aliansi Toyota-Daihatsu, cukup Daihatsu saja yang produksi basis (mulai dari rangka dll) untuk MPV mereka, sisanya (Fitur dll) baru Toyota yang produksi. 

Kabar terbaru pun Toyota-Daihatsu akan produksi New Rush-Ter yang menurut kabar akan di produksi oleh Daihatsu. 

All New Toyota Rush & Daihatsu Terios Hadir Awal Tahun 2018

Sinergi Kekuatan & Kelemahan

Masing-masing pabrikan biasanya punya kekuatan dalam satu hal dan lemah di lain hal. Dengan merger, masing-masing pabrikan bisa saling mengisi dan bersinergi dalam memetakan kekuatan dan menutup kelemahan masing-masing. 

Jika Pabrikan A kuat dalam management dan pabrikan B lemah, maka bisa saja keduanya saling bersinergi untuk restruktrurisasi ataureposisi management.  

Mudah Tembus Pasar Baru 

Dengan aliansi, suatu Pabrikan bisa dengan mudah masuk ke pasar pabrikan rekanan. Misal jika pabrikan A sudah kuat di suatu Negara sedang pabrikan B belum ke Negera itu, maka dengan merger tentu B akan lebih mudah memasuki pasar negara tersebut.

Penyelamat dari Kebangkrutan 

Seringkali Pabrikan yang sudah lama sekalipun mengalami krisis keuangan yang memaksa mereka harus melego diri ke perusahaan lain bahkan ke kompetitor. Dengan akuisisi, selain menjadi penyelamat dari kebangkrutan tentu juga akan menjaga Nama besar pabrikan yang sudah lama dikenal dunia. 

Peluang Melakukan "Monopoli" 

Bayangkan disuatu Negara hanya ada beberapa pabrikan saja dan minimal 2 diantara mereka beraliansi, maka peluang untuk menguasai pasar dengan lini produk yang masif sangat terbuka. Hal ini membuka peluang untuk "bermain" Harga yang tentu menguntungkan bagi perusahaan.